• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

5 Tips Menyimpan Baterai Kamera untuk Dibawa Liburan

Juli 19, 2019 // by siti aisyah

Pengalaman liburan kamu tentunya belum lengkap jika tidak membawa kamera beserta baterai cadangan yang bisa dipakai untuk mengakomodasi kebutuhan memotret.

Memotret saat liburan bukan hanya menyenangkan untuk mengabadikan momen. Kamu juga bisa memanfaatkan foto-foto liburan agar punya konten bagus di media sosial. Meskipun tidak sering update, setidaknya kamu bisa sesekali ‘pamer’ kalau kamu habis liburan. Namun, hal yang lebih penting adalah melihat kembali momen liburan yang menenangkan dari foto atau video yang kamu abadikan. Tidak heran kalau kamu butuh bawa baterai cadangan untuk dibawa liburan dengan beli tiket murah ke bali traveloka. Agar penyimpanannya lebih aman, berikut ini tips menyimpan baterai kamera yang aman dan praktis.

5 Tips Menyimpan Baterai Kamera untuk Dibawa Liburan

1. Buat baterai tetap hangat dan lembap
Jika suhu udara tempat menyimpan baterai terlalu dingin, performa baterai akan menurun. Nah, kalau disimpan di dalam kabin pesawat dan ada kemungkinan terlalu dingin, sebaiknya letakkan baterai kamera di antara tumpukan pakaian agar suhunya tetap terjaga. Jadi, performa baterai cadanganmu akan tetap optimal saat digunakan untuk memotret selama liburan. Jangan sampai performa baterai menurun dan kamu jadi percuma meski sudah membawa baterai tambahan.

2. Siapkan tas khusus kamera
Hal yang paling penting saat menyimpan baterai kamera tentunya harus mudah diambil saat dipakai untuk mengganti baterai di dalam kamera. Nah, setelah tiba di destinasi tujuan, pindahkan baterai dari tas yang disimpan dari kabin ke dalam tas kamera. Tas kamera tersedia dalam berbagai model, seperti tote bag dan shoulder bag.

Membawa tas kamera memudahkan kamu untuk menyimpan berbagai perlengkapan fotografi dengan aman. Biasanya tas kamera sudah dilengkapi dengan pemisah sehingga setiap kompartemennya bisa dipakai untuk menyimpan semua barang tanpa terguncang. Kamu juga bisa menemukan kompartemen terpisah untuk menempatkan baterai dan bisa diambil dengan mudah.

3. Ketahui kebijakan penerbangan
Setiap maskapai memiliki kebijakan yang berbeda bagi penumpang yang membawa kamera. Nah, kamu juga perlu bersiap-siap jika diminta untuk menyalakan kamera pada saat melewati security check ya. Meskipun akan sedikit merepotkan, hal ini merupakan prosedur standar untuk penumpang.

Biasanya terdapat beberapa kebijakan khusus agar kamu tidak dipersulit saat melewati pemeriksaan di bandara. Kamu juga bisa menambahkan asuransi untuk perlengkapan fotografi yang sedang dipakai. Jadi, sekiranya ada hal tidak terduga yang merusak komponen baterai atau kelengkapan kamera lainnya, kamu bisa melakukan klaim kerugian.

4. Pastikan baterai dalam keadaan kering
Setelah dipakai dan suhunya agak panas, biasanya kelembapan baterai saat disimpan ke dalam wadah akan meningkat. Untuk menjaga baterai agar tetap kering dan tingkat kelembapannya tetap aman, sebaiknya lapisi bagian sisi wadah baterai dengan tisu kering atau kapas lembut. Jadi, suhu lembap meningkat dan menyebabkan bagian sisinya basah, air yang menetes tidak akan merusak performa baterai.

5. Batasi daya baterai saat dibawa ke kabin
Pada saat membawa baterai kamera ke dalam kabin, tekanan udara dan suhu akan mempengaruhi semua barang yang disimpan. Nah, karena baterai kamera merupakan salah satu komponen yang sensitif, beberapa sumber menyebutkan bahwa pengisian dayanya perlu dibatasi. Hal ini akan meminimalisasi kemungkinan baterai memuai jika terlalu panas. Kalau sampai terjadi, bisa-bisa baterai cadangan malah jadi tidak terpakai.

Sudah memastikan baterai kameramu disimpan dengan aman? Tinggal siapkan itinerary dan pastikan kalau kamu sudah membawa semua perangkat kamera dengan cadangan baterai yang cukup untuk jalan-jalan.